Menuju Kancah Global, STAI Taruna Surabaya Gelar Rapat Perdana Persiapan Konferensi Internasional ICFICS 2026

Berita Terkini

Menuju Kancah Global, STAI Taruna Surabaya Gelar Rapat Perdana Persiapan Konferensi Internasional ICFICS 2026

​SURABAYA, 29 September 2026 – Dalam rangka mewujudkan visi internasionalisasi institusi dan memperluas kontribusi akademik di tingkat global, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Taruna Surabaya hari ini menggelar rapat strategis perdana untuk persiapan perhelatan The First International Conference on Fiqh, Islamic Studies, and Civilization for Sustainable Society (ICFICS 2026).

​Rapat koordinasi tingkat tinggi ini berlangsung khidmat dan produktif, dipimpin langsung oleh Ketua STAI Taruna Surabaya, Dr. H. Zuman Malaka, MH., M.Pd.I., M.Kn. Pertemuan ini berfokus pada pembentukan struktur panitia inti, perumusan kerangka besar (grand design) acara, serta penentuan lini masa (timeline) pelaksanaan konferensi dunia tersebut.

​Berdasarkan daftar hadir tim konferensi dunia, rapat hari ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan tim inisiator utama, yaitu:

  1. ​Dr. H. Zuman Malaka
  2. ​Dr. H. Nasiri
  3. ​Bapak Imam Sujono
  4. ​Bapak Wahzudi
  5. ​Bapak Abdulloh Isa
  6. ​Ibu Lailatu Zahroh
  7. ​Ibu Saiul Anah

​Mengusung tema besar “Fiqh, Islamic Studies, and Civilization for Sustainable Society”, konferensi internasional pertama yang diinisiasi oleh STAI Taruna Surabaya ini bertujuan untuk merespons tantangan global kontemporer melalui pendekatan keilmuan Islam. Kajian fikih, studi Islam, dan peradaban diharapkan mampu memberikan peta jalan (roadmap) bagi terciptanya masyarakat global yang berkelanjutan (sustainable society).

​Dalam arahannya, Dr. Zuman Malaka menekankan bahwa ICFICS 2026 merupakan batu loncatan besar bagi institusi.

​”Rapat hari ini adalah tonggak awal sejarah baru bagi kampus kita. Melalui ICFICS 2026, STAI Taruna Surabaya tidak hanya bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing lokal dan nasional, tetapi juga siap mengambil peran di mimbar akademik internasional. Kita berharap forum ini nantinya dapat mempertemukan para cendekiawan, peneliti, dan praktisi dari berbagai belahan dunia untuk bertukar gagasan demi kemaslahatan peradaban,” ujar Dr. Zuman Malaka.

​Sejumlah agenda krusial yang dibahas dalam rapat meliputi penyusunan Call for Papers, penentuan Keynote Speakers dari berbagai universitas luar negeri, strategi publikasi jurnal internasional (prosiding), hingga persiapan infrastruktur hibrida (daring dan luring) untuk mengakomodasi peserta lintas negara.

​Seluruh anggota tim yang hadir, mulai dari Dr. H. Nasiri hingga Ibu Saiul Anah, menyatakan komitmen penuh dan kesiapannya untuk berkolaborasi menyukseskan agenda berskala dunia ini. Rapat ditutup dengan pembagian Standard Operating Procedure (SOP) awal untuk masing-masing divisi persiapan.

​Dengan dimulainya langkah persiapan ICFICS 2026 ini, STAI Taruna Surabaya kian mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang progresif, visioner, dan dedikatif dalam mengembangkan diskursus peradaban Islam di era modern.