


Disusun Oleh: Wakil Ketua 1 STAI Taruna Surabaya
STAI Taruna Surabaya adalah salah satu kampus tua yang selalu menemukan terobosan-terobosan baru. Kampus yang sebentar lagi akan beralih status menjadi institut ini, dua pekan yang lalu mengirimkan enam mahasiswanya untuk melakukan KKN Internasional terintegrasi di Selangor, Malaysia. Akhir bulan Januari 2026 ini, lagi-lagi kampus pimpinan Dr. Zuman Malaka ini akan mengirimkan tiga orang mahasiswa untuk menggali pengalaman global dengan mengikuti KKN Internasional di Jeddah dan Makkah, Arab Saudi. Ketiganya akan diantar langsung oleh Wakil Rektor Kampus Taruna, Assoc. Prof. Dr. Nasiri Abadi.
Menurut Gusnas, sapaan akrab Prof. Nasiri, KKN Internasional ini bertujuan agar mahasiswa kampus Taruna bisa mempunyai pengalaman internasional. Menurutnya, ke depan kampus Taruna akan melebarkan sayap-sayapnya bukan hanya ke negara-negara [tetangga], namun juga akan direncanakan KKN ke Afrika Utara, Maroko, dan Aljazair, imbuhnya. Pengasuh Ponpes Dalailul ini menegaskan bahwa peserta KKN internasional wajib menjaga marwah dan nama baik dari kampus Taruna Surabaya. Oleh karena itu, masih menurut Gusnas, peserta KKN Internasional sebelum berangkat diwajibkan sowan dan minta restu ke sesepuh Yayasan.
Alhamdulillah, pada hari Ahad, 25 Januari 2026, pukul 16.00, ketiga peserta KKN Internasional Jeddah-Makkah, Arab Saudi, sowan dan minta restu Ibu Ketua Yayasan yang sekaligus Senator RI-Jawa Timur (DPD RI), Dr. Hj. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos., S.Sos.I., M.E.I.
Ketiga mahasiswa yang terpilih mengikuti program internasional ini, seluruhnya berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VI, yaitu:
- Ika Faiqotul Himmah
- Hunainah Shofiyah El-Rohmah
- Zufa Zaghlul Hafidl
Pada kesempatan tersebut, Neng Lia, sapaan akrab Bu Senator, memberi beberapa nasihat kepada ketiga peserta KKN Internasional, khususnya yang akan berangkat ke Jeddah-Makkah, Arab Saudi. Nasihat-nasihat itu sebagai berikut:
- Bismillah kalian berangkat membawa almamater kampus Taruna dengan niat menimba ilmu dan mengasah wawasan. Sebab, semakin luas wawasan seseorang, maka akan semakin besar peluang untuk menjadi orang sukses.
- Kalian berada di negara orang, harus ekstra hati-hati, jangan sampai lengah. Harus selalu curiga pada semua orang yang baru dikenalinya, walaupun mengatasnamakan Islam.
- Jangan lupa selalu berdoa agar pelaksanaan KKN ini sukses dan lancar.
- Kalian KKN bonus umroh, ini luar biasa dan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi adik-adik kelasnya bahkan bagi masyarakat umum, sehingga mereka akan berlomba-lomba untuk mendaftar di kampus Taruna Surabaya.
Satu lagi nasihat beliau kepada dosen pembimbingnya, “Jaga anak-anak ya Prof., berangkat sehat dan pulang harus sehat. Ente juga sehat Prof., segera pulang ke tanah air jika misi ini sudah selesai, sebab pekerjaan kampus numpuk, terutama berkas alih status Institut Agama Islam Taruna Surabaya. Ojok rabi maneh yo…,” imbuhnya sambil ketawa tipis. Begitu nasihat-nasihat Ibu Ketua Yayasan Universitas Taruna Surabaya.